Sunday, 21 April 2024

NYAMAN



hadir tanpa bilang , tanpa khabar malah tidak pernah di anggap

awalnya hanya berbisik kata sederhana , 
lalu perlahan diberi rasa nyaman
rasa yang hakikatnya bukan kebahagiaan namun ilusi keindahan 

haruskah aku menikmati ? menyerah pada manisnya ? 
adakah sekadar damai sementara yang akhirnya mamahat luka dan parut  
atau mungkin ini rasa nyaman yang dilangitkan untukku 
 
ya betul aku menikmati dan terlena akan rasa nyamannya
hingga aku lupa dunia yang aku pijak bukan angan angan .
bukan aku berdiri di atas janji manisnya
bukan juga aku berteduh di bawah kata kata dan naungan nyamannya .
 
kisah ini tidak berakhir luka atau pilu
namun nyamannya kini menjadi buntu
awalnya aku memeluk dengan suka , 
kini memandangnya dengan sesal 

mengapa aku terlalu dalam menikmati 
sedangkan aku dijadi watak samping di akhir cerita 
ceritanya yang disakiti oleh masa lalu kini malah menyakiti semula

namun aneh masih aku rindu nyamannya , 
nyamannya yang damai dengan lunak jiwa 
rindu akan hadirnya yang sekadar mengarang harapan dan pamit tanpa alasan 

No comments:

Post a Comment

khabar

jika cinta boleh hadir dengan sendiri ,  mengapa perkahwinan lepas kawen masih ujud dikala semua masih memupuk cinta tanpa ikatan .  menjadi...