Thursday, 18 November 2021

Bertambah usiaku

 Tahun semakin bertambah bersama usia , 

Semakin betambah usia , semakin bosan dengan dunia 

Semakin bertambah usia , semakin kenal manusia 

Semakin betamba usia , semakin singkat masa 

 

Ada sebuah ungkapan yang sukarku dibicarakan , 

Lidah aku kelu ,

tergigit namun tidak terasa 

kata kata ku mula tercungap 

Adakah ini tanda penghujung usia? 

 

Wahai usia masa muda ku ,

Kamu selalu menyihatkan aku ,

Membahagiakan aku 

Memberikan aku semangat untuk menjadi lebih sihat. 

Kini , usiaku menua 

Kamu jijik untuk bersamaku semula ?

Tapi kenapa ? 


Usia , 

Mati itu pasti , 

Aku tahu aku hanya manusia biasa yang akan mati bila2 sahaja 

Gigi ku juga berkurang ,

penglihatanku juga tidak jelas lagi ,

Kulitku sudah tidak bermaya 

Sedih , 

sedih , sedih ini akan aku semat di jiwa 

Sehingga aku bertulang di bawah sana . 

 

Mencintai dalam diam

 Hati,

Hati ini akan terus mencintai orang yang sama 

Meskipun sering ditikam belati tanpa henti ,

Mati dalam diam , 

menangis dalam kelam , 

Ketawa dalam suram . 


Maaf hati , 

Kau menjadi taruhan 

Kerana aku mencintai dalam diam , 


Kepada kau , 

Meskipun waktu semakin melewat , 

Aku masih mencintai dalam diam . 

Mungkin kau bilang aku yang bodoh 

Kerana membiarkan cinta menguasai pikiranku 


Tapi .. kau faham erti cinta ? 

Cinta yang membutakan , 

Cinta yang membinasakan , 

Hentinya hanya bila ? 


Bila,

Kau menghilang, 

Menghilang bersama waktu  

Menyepi dengan malam 

Malam yang dulu kau nanti untuk kau gembira , 


Kini , 

Aku terjaga dengan sendu , 

Menatap memori lama dan sedikit rindu 

Namun harus aku sedar , 

Ini reality bukan lagi mimpi 

Akan terus menjadi nyata 

Ini lah  kisah dalam sepi 

Yang hanya mencintai tanpa kata . 

Wednesday, 17 November 2021

Kawan

 kawan , 

sebelum ajal mendekat dan mengkhianat , 

mencengkam dari belakang tika kita tidak melihat , 

aku ingin titipkan satu khidmat , 


dulu ketika kita bersama , 

mengikat tali persahabatan dengan begitu erat , 

menghibur disaat membutuhkan , 

membelai disaat kecewa , 

aku bahagia . 

bahagia yang tidak terhingga 

hingga aku lupa aku masih bernyawa . 


kawan , hadiah 

hadiah yg indah dari sang pencipta 

penunjuk arah disaat tersesat 

penteduh disaat hujan dan terik 

penerang disaat dunia tidak terlihat 

dan penyambut disaat tersungkur . 


ingin aku semat semua kenangan , 

ingin aku tulis semua tentangmu , 

namun tidak kutemukan kata untukmu 

selain , terima kasih 


terima kasih untuk jasa dan kenangan , 

kenangan yang mampu membutakan , 

biarkanla kisah kita terus terangkai , 

dan menua bersama usia 


terima kasih untuk 1000 kali nya , 

jika pinta mu emas dan berlian 

aku tidak mampu untuk itu , 

mampu ku 

hanya doa yang kupanjat 

agar kau sentiasa bahagia . 


kini , malam seperti berjalan lambat 

lantas aku sedari 

ianya membawa anganku bersama rindu 

rindu ku yg seperti malam 

yang hanya diam di dalam kegelapan . 

tiada kata untukmu , 

selain rindu .

Sunday, 14 November 2021

Istirahat

 Memikir tentangmu adalah perkara yang tidak pernah jemu ,

Namun , untuk saat ini aku ingin istirahat

Istiharat memikir dan mengingatkanmu, 

Istirahat dari berkomunikasi denganmu ,

Istirahat untuk mencintaimu kerana  

Dulu , saat kau datang bertamu , 

Aku hidangkan kopi lalu yang kau jamah hati . 

Ku hadiahkan kau kasih malah yang kau ucap cinta . 


Aku mula berkhayal dan bertanya yang bumi ini hak siapa ??

Aku ke?? 

Disaat langit tidak lagi cerah 

hujan mulai jatuh membasah bumi 

Membawa seribu rindu . 

Disaat kita berteduh menanti langit tersenyum kembali 

Kita telah mengukir sebuah kisah cinta 

Yang akan dikenang terus sepanjang waktu . 


Walau berakhir dengan luka   

Namun semuanya akan tetap indah , 

Walau perpisahan menyakitkan 

Namun kamu masih ada waktu , 

Waktu yang akan meredakan 

Xoxo your love jaa 

Thursday, 11 November 2021

Bersederhana

 


Jiwa , satu kata yang bole memusnahkan rasa , tanpa jiwa kita tidak dapat rasa . Jauh sekali untuk menghayatinya , orang selalu cakap ‘beli jiwa’ betul ke jiwa boleh dibeli . Bagi aku jiwa ini susah untuk kita nikmati walaupun untuk diri kita sendiri . 


Aku ingin mencintaimu dengan jiwa namun secara  bersederhana , semampu hati dan rasaku seperti sederhananya bulan menerangi malam . Mencintaimu tanpa mengucapkan cinta yang mampu membuatkan ku hilang rasa bagaikan api yang membakar abu . 


Aku ingin mencintaimu dengan sederhana dan seadanya bagai memberi isyarat tanpa meluahkan . Aku ingin mencintaimu dengn sederhana kerana aku tidak mahu terluka dan kehilangan .  

Kehilangan yang membawa kepada penyesalan ,

Menangisi pemergianmu dari hidupku 

Kadang aku tertanya mengapa perlu ada perpisahan disetiap pertemuan . 

Dan mengapa bahagia itu hanya sesaat 

Mengapa bahagia tidak setia bersama pencipta ?

Laksana embun yang setia mendakap pagi .  


Kepada senja aku ingin mengadu , betapa peritnya erti kehilangan . 

Bumi yang semakin menelanmu tanpa izinku 

Semakin menjauh , jauh dan jauh 

Aku terpaku dan terdiam ditengah kesunyian .

Hanya menatap langit yang enggan memberi jawapan . 


Yang tinggal hanya luka yang aku pendam 

Sakit yang mendalam 

Seperti pisau menggores luka . 

Kau pergi menjauh

Yang kau hadiahkan hanya luka dan derita .   


Namun, 

Ada baiknya kita terluka untuk kita kenangi detik manisnya tertawa , 

Ada baiknya kita derita supaya kita lebih hargai detik bahagia ,

Dan ada baiknya kita berpisah agar kita terasa lebih mesra jika tidakdirkan bertemu jua. 

khabar

jika cinta boleh hadir dengan sendiri ,  mengapa perkahwinan lepas kawen masih ujud dikala semua masih memupuk cinta tanpa ikatan .  menjadi...